Tampilkan postingan dengan label X MIA 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label X MIA 1. Tampilkan semua postingan
25/08/14
Modal Nekad Gapai Sukses
Itulah kalimat yang cocok untuk menggambarkan mbak Yunita Hidayati.seorang wirausahawan yang telah sukses di usianya yang terbilang muda.Tanpa bertumpu pada kaki orang lain dan berdiri sendiri.Seorang wanita yang hebat dengan segala keberanian mengambil resiko
Pernyataan diatas memang cocok ditunjukan kepada mbak Yunita. Pada usianya yang menginjak 29 tahun Ia berhasil sukses dengan bertumpu pada kakinya sendiri .Mba Yunita berasal dari desa Makam dengan melakukan usaha pembuatan klambu dan sprei. Dia bertekad ingin sukses dan tidak merepotkan orang tua karena merasa sudah waktunya mandiri.Usahanya sudah dibangun sejak empat yang lalu atau sekitar tahun 2010.
Walaupun jatuh bangun dalam mendirikan usaha tapi mbak Yunita tetap semangat dengan mengandalan prinsip tidak pantang menyerah,mau mengambil resiko,dan terus bangkit walaupun banyak pesaing.Sekarang usaha klambu mba Yunita bukan hanya di desanya saja atau kawasan Purbalingga tapi sudah merambah sampai keluar Jawa.Seperti sulawesi, Kalimantan,dan Sumatra dengan penghasilan bersih sebulan sekitar Rp30.000.000,00.-Rp40.000.000, 00.Sebuah penghasilan yang cukup besar untuk seorang wirausahawan muda
Kelompok: Trispia esi margitiwi , Fatimah pertiwi, Erika ayu sefiyanti , Fatin sismaidah , Fita laela, Vidayati, Sri mugiani
Motivasi Pengusaha Sukses
Bapak Prihatin adalah seorang wirausahawan yang sukses dalam usaha tekstile yang patut kita apresiasi. Ia salah satu pengusaha tekstile di Karangmoncol, khususnya di desa Pepedan. Nama konveksinya ialah DANDY Collection. Ia memulai usahanya pada tahun 1998 ketika Indonesia masih krisis ekonomi. Sebelum memulai usahanya, Bapak Prihatin pernah merantau ke Jakarta.
Saat ini usaha yang digelut sudah berkembang pesat sampai keluar kecamatan. Dan usahanya sangat membantu dalam membuka lapangan pekerjaan, yang sekarang mempunyai 19 orang karyawan. Dalam 1 bulan ia dapat memperoleh penghasilan sekitar Rp. 25.000.000,00 – Rp. 35.000.000,00. Order yang ia terima kebanyakan dari seragam sekolah, kaos olahraga, kaos team sepak bola, dan lain lain.
Motivasi Bapak Prihatin dalam membuka konveksinya adalah membuka lapangan kerja bagi orang yang belum mendapatkan pekerjaan. Salah satu prinsip yang menjadi pedoman dalam berwirausaha adalah pengusaha yang sukses tidak mudah putus asa, berani mengambil resiko, dan selalu berdo’a
Kelompok: Dandi Indra Satria, Friska, Lia Novita sari, Lufi Indar Yati, Purwaningsih, Putri Lika Maulani
Bu nenti, Si Sukses Pengusaha Konveksi
Ibu nenti, itulah panggilannya seorang pengusaha konveksi asal desa sumampir yang sekarang telah berusia 61 tahun, pada mulanya tepat pada thun 2000 dengan modal RP. 450.000.000,00 ia mendirikan usaha konveksi. Dalam usahanya tersebut ia menghasilkan berbagai produk seperti klambu, gorden dan sprei. bahan dari usahanya tersebut dikirim langsung dari bandung.
Bu Nenti saat ini memiliki 10 karyawan , dengan gaji RP. 900.000,00 perbulan. hasil industri tersebut dikirim ke luar jawa seperti kalimantan, sulawesi, sumatera, maluku bahkan ada pula yang sampai ke irian jaya. jumlah karyawan yang menjualkan hasil produknya ada 85 orang. dari usahanya tersebut Ibu nenti mendapat penghasilan bersih sebanyak RP. 6.000.000,00 perbulan. kunci keberhasilan dari usaha Bu nenti adalah tekun , tabah dan profesional. serta tidak lupa diiringi dengan doa
Kelompok: 1. AFRA NUNA F, AJID RAGIL S, FEBRI P. YOGA, MUHAMMAD K. AMAN, IWAN SETYANTO, INDRI DIAN M, NOVIANA H
Dari Kerja Keras Akhirnya Berkah
Pada tahun 2002 Bapak Suwarni mulai membuka Usahanya,hingga saat ini usahanya semakain Maju dan Berkembang.
Usaha tekstil ini tidak hanya 1 toko,Tetapi ada di toko yang lainya,Yang didirikan oleh Bapak Suwarni.Ia juga memiliki 28 Karyawan,Penghasilan Perbulannya yang didapatkan Rata-rata bisa mencapai 45 juta,Dan setiap karyawan mendapatkan Gajih perbulan antara 600.000,00 ribu- 1.500.000,00 ribu.Karena Setiap Karyawan Kerjanya Berbeda-beda.
Sebelum menjadi pengusaha tekstil yang sukses,Bapak Suwarni dulunya merantau ke Luar Jawa,Namun ia mempunya semagat Yang tinggi untuk menjadi orang yang sukses,dengan cara Berusaha keras,cermat,dan Berai berspekulasi.
Itulah cara yang dilakukan Oleh Bapak Suwarni Sehingga kini menjadi pengusaha yang sukses,bahkan ia tidak pernah bangkrut,ia pun menjual produk-produknya seperti,Korden,Seprei,Klambu, Begron,Di jawa maupun di luar jawa,Hampir 80% di jual ke luar Jawa.
Kelompok: 1.Adil Fathun Saifudin, Dian Purnama Sari, Inayah wulandari, Irawati, Firman Anugerah, Yoga Nugroho,Teti Setiyani





